PRINSIP DASAR DALAM METODE MENGAJAR

Mengajar adalah suatu seni. Guru yang cakap mengajar dapat merasakan bahwa mengajar Sekolah Minggu adalah suatu hal yang menggembirakan, yang membuatnya melupakan kelelahan. Selain itu guru juga dapat mempengaruhi muridnya melalui kepribadiannya. Guru yang ingin murid-muridnya mengalami kemajuan, perlu mengadakan pengamatan dan penelitian terhadap teori dan praktek mengajar sehingga ia dapat terus-menerus meningkatkan cara mengajar. Sepuluh jenis prinsip dasar dalam cara mengajar yang disajikan di bawah ini, dapat dipakai sebagai petunjuk oleh para guru Sekolah Minggu guna meningkatkan cara mengajar mereka.

Baca lebih lanjut

Metode Mengajar Berdasarkan Tipologi Belajar Siswa

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuhkembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan pengajaran. Ada dua buah konsep kependidikan yang berkaitan dengan lainnya, yaitu belajar ( learning ) dan pembelajaran ( intruction ). Konsep belajar berakar pada pihak peserta didik dan konsep pembelajaran berakar pada pihak pendidik.

Baca lebih lanjut

Pengabdi Teguh dan Tulus

Kompetensi dan Pribadi Kompeten

Saat ini di lingkungan industri, perusahaan dan organisasi masalah kompetensi menjadi tema yang paling banyak dibahas, karena makin disadari perlunya pribadi-pribadi berkemampuan tinggi yang dianggap merupakan unsur penting dalam meraih kesuksesan di berbagai bidang. Pribadi yang kompeten selalu produktif dan memberi kemanfaatan yang besar bagi dirinya dan lingkungannya serta menebarkannya ke sekitarnya. Mereka adalah profesional dalam bidangnya dan diharapkan akan menjadi pemimpin tangguh menghadapi berbagai kendala hidup serta menjadi teladan orang banyak menuju kehidupan yang lebih baik. Lebih-lebih saat persaingan makin tajam seperti sekarang masalah kompetensi menjadi mencuat. Pribadi dengan kompetensi tinggi memiliki etos kerja, sikap dan cara kerja yang baik, senang memberikan pelayanan prima, menyebarkan hal-hal bermanfaat ke sekitarnya serta selalu berusaha meningkatkan kualitas kerjanya sehingga benar-benar menjadi pakar dalam bidang pekerjaanya.

Baca lebih lanjut

Akhlakul Karimah Sebagai Manifestasi Ubudiyah

Menilik pada maknanya pengertian Ubudiyah secara umum dapat diterjemahkan sebagai Ibadah. Tetapi dalam makna yang lebih khusus Ubudiyah dapat dipahami sebagai ”Pengabdian”, yang tidak hanya ditujukan kepada Allah SWT semata tetapi juga harus mampu diterjemahkan lebih lanjut kedalam bentuk pengabdian kepada Islam, bangsa, dunia serta umat manusia dan kemanusiaan.

Baca lebih lanjut

Asas-asas Pembinaan Kerukunan Masyarakat Dzikrullah

Nilai-nilai yang dianut Masyarakat

Dalam kehidupan sosial terdapat bermacam-macam nilai (values) yakni hal-hal yang dianggap penting, bermakna, berharga, benar, dan dijunjung tinggi masyarakat serta tak jarang dijadikan pedoman kehidupan warga masyarakat itu. Misalnya: kerukunan, kerja keras, kekayaan, adat-istiadat, kehormatan, harga diri, persaudaraan, kejujuran, keberanian, agama dan pengetahuan. Perlu diketahui bahwa nilai-nilai hidup itu tidak kasatmata (invisible) tetapi terungkap dan dapat disimpulkan dari berbagai indikator seperti: pokok-pokok pembicaraan tokoh-tokoh masyarakat, kecenderungan bertindak dan menyelesaikan masalah, apa yang membuat masyarakat senang dan apa yang membuat mereka malu, tersinggung dan hal-hal yang menimbulkan reaksi keras mereka.

Baca lebih lanjut

Mengubah Pandangan Hidup

Kebahagiaan dan kesuksesan adalah suatu keadaan yang selalu dicari dan menjadi dambaan setiap mahluk di muka bumi yang bernama manusia. Dalam pencarian itu dapat dikatakan setiap gerak, usaha dan langkah diupayakan. Seluruh waktu dicurahkan bahkan tidak jarang jiwa dan raga sekalipun dikorbankannya untuk mendapatkannya. Hanya sayang sekali, sejarah juga menunjukkan bahwa tidak semua manusia mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan. Banyak anak manusia yang tersesat di jalan, gagal bahkan tidak sedikit terperosok ke dalam lubang kehancuran.

Baca lebih lanjut

PRIBADI TANGGUH – Integrasi Kompetensi dan Karakter dengan Uliil Albab sebagai Ilustrasi

Seperti halnya abad XX yang mempunyai julukan-julukan sebagai Abad Sains dan Teknologi (The Age of Science and Technology) dan Abad Kecemasan (The Age of Anxiety), abad XXI pun mulai mendapat macam-macam julukan, seperti Abad Teknologi Canggih (The Age of Hi Tech), Abad Internet, dan Abad Globalisasi. Semuanya mengisyaratkan bahwa abad 21 ditandai oleh berbagai perubahan serba cepat dalam hampir segala bidang kehidupan. Sebagai contoh, hadirnya teknologi internet dan fenomena globalisasi dengan pasar-bebasnya memberi dampak yang luas pada kehidupan manusia secara pribadi dan sosial.

Baca lebih lanjut